TERPELIHARA DENGAN BAIK

TERPELIHARA DENGAN BAIK

Yohanes 10:3

Untuk dia penjaga membuka pintu dan domba-domba mendengarkan suaranya.

Setelah menerima Kristus sebagai Juruselamat, menjadi domba yang dikenalNya secara dekat dan dibimbingNya secara pribadi (Yoh. 10:3). Dapat bertumbuh dalam kepercayaan dan ketaatan kepadaNya dengan berlatih mendengarkan dan memperhatikan suaraNya (ay.4).

Dalam Perjanjian Lama, Allah berbicara melalui para nabi, dalam Perjanjian Baru, Tuhan Yesus dalam rupa manusia berbicara langsung kepada umatNya. Sekarang ini, orang percaya mempunyai akses kepada Roh Kudus, yang menolong kita untuk memahami dan menaati firman Allah. Kita dapat berkomunikasi langsung dengan Tuhan Yesus lewat doa-doa,  dan kita orang percaya taat kepada Firman Tuhan. Ketika mengenali suara Allah, yang selalu selaras dengan firmanNya, kita berseru dengan penuh syukur, “Aku mendengarMu, ya Allah!”. Mendengar suara Allah dan tunduk kepada kehendakNya, itulah kehidupan orang percaya.

Mazmur 23 dan bagian-bagian lain dalam Perjanjian Lama menunjukkan bahwa Allah adalah gembala bagi umatNya. Yakub mengakui bahwa Allah “telah menjadi gembalaku selama hidupku” dan menyebut Dia “gembalanya Gunung Batu Israel” (Kejadian 48:15; 49:24).

Dalam Perjanjian Baru, Yesus menyatakan bahwa Dialah “Gembala yang baik yang memberikan nyawanya bagi domba-dombanya” (Yohanes 10:11), dan mereka yang mengikuti dan mendengar suaraNya adalah domba-dombaNya (ay. 3-5). Di Ibrani 13:20, menyebut Kristus sebagai “Gembala Agung segala domba”. Petrus menyebut Dia sebagai “gembala dan pemelihara jiwa” (1 Petrus 2:25). Sebagai domba-domba Allah, harus menuruti Gembala Agung dengan setia (Yohanes 10:27). 

Bersyukur memiliki Gembala yang baik Tuhan Yesus, yg selalu membawa ke padang rumput yang hijau dan ke air yg tenang. Mendengar dan taat menjadi nilai yg kita jaga, hidup bersama gembala yang baik.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perwujudan Dari Iman

Perkataan Yang Baik

Hal Yang Kecil