Hati Yang Baik
HATI YANG BAIK
Lukas 6:45
Orang yang baik mengeluarkan barang yang baik dari perbendaharaan hatinya yang baik
Tuhan Yesus berkata bahwa sama seperti orang mengenali jenis pohon dari buahnya (Luk. 6:43-44), perkataan kita dapat menunjukkan dengan jelas apakah hati kita selaras dengan Dia dan kehendakNya. Buah melambangkan perkataan seseorang, karena “yang diucapkan mulutnya, meluap dari hatinya” (ay.45). Kristus menegaskan bahwa apabila kita sungguh-sungguh ingin mengubah apa yang keluar dari mulut kita, maka pertama-tama hati kitalah yang harus diubahkan dengan pertolonganNya.
Janji yang diucapkan saja tak mungkin dapat mengekang ucapan kasar yang keluar dari hati yang belum diubahkan. Roh Kudus bekerja di dalam diri kita untuk menolong kita agar tekun menaikkan syukur kepada Allah (ay.20) dan mengucapkan perkataan yang membangun dan menguatkan orang lain (4:15,29; Kol. 4:6). Mari mengucapkan kata kata yg baik dan positif untuk membangun dan menguatkan satu sama yg lain.
Dalam Lukas 6:17-49 Tuhan Yesus mengucapkan pengajaran yang sama dengan yang disampaikanNya dalam Khotbah di Bukit (Matius 5–7). Namun, ada perbedaan dalam kedua situasi tersebut. Matius mengatakan, “Naiklah Yesus ke atas bukit dan . . . duduk” (5:1). Lukas memberi tahu kita bahwa setelah menghabiskan malam di bukit untuk berdoa bersama murid-muridNya (6:12), “Ia turun dengan mereka dan berhenti pada suatu tempat yang datar” (ay. 17). Bacaan Alkitab hari ini terambil dari “khotbah di tempat yang datar” ini. Kita tidak perlu heran bahwa Yesus menyampaikan pengajaranNya yang mengubahkan hidup itu di tempat yang berbeda-beda. Kebanyakan pendengarNya adalah orang-orang baru yang belum pernah mendengar pesan-pesan Tuhan Yesus. Bagian Lukas ini (6:43-45) sama dengan perkataan Yesus dalam Matius 7:15-20. Dalam Matius, Dia memperingatkan bahwa kita perlu mengenali nabi-nabi palsu dari buah mereka. Namun, dalam Lukas, Yesus tidak menyoroti guru-guru palsu melainkan kita. Ucapan kita akan menunjukkan buah apa yang kita berikan.
Sudah tentu kita memiliki hati yg baik karena tentunya telah diubahkan oleh Roh Kudus sehingga perkataan dan perbuatan kita menyenangkan hati Tuhan
Komentar
Posting Komentar