JANGAN TAKUT

JANGAN TAKUT

Mazmur 56:4

Waktu aku takut, aku ini percaya kepada-Mu.

Daud pernah merasa takut ketika berada di tanah Filistin dalam pelarian dari kejaran Raja Saul yang cemburu. Saat dirinya dikenali orang Filistin, ia mencemaskan apa yang akan menimpanya (lih. 1Sam. 21:10-11): “Daud . . . menjadi takut sekali kepada Akhis, raja kota Gat” (ay.12). Saat merenungkan situasi yang sulit itu, Daud menulis, “Waktu aku takut, aku ini percaya kepada-Mu. . . . kepada Allah aku percaya, aku tidak takut” (Mzm. 56:4-5).

Ketika kita menghadapi tantangan hidup yang membuat gentar, apa yang dapat kita lakukan? Kita dapat mempercayai Bapa kita di surga. 

Tuhan menolong setiap kita saat keadaan yg genting sekalipun, dengan percaya penuh kepada Tuhan.

Dari 150 mazmur, 73 di antaranya menyebutkan Daud sebagai penulisnya. Perjanjian Baru menyebutkan bahwa ia juga menulis Mazmur 2 dan 95 (lihat Kisah Para Rasul 4:25; Ibrani 4:7). Kebanyakan mazmurnya tidak memberitahukan latar belakangnya, tetapi ada 13 mazmur, termasuk Mazmur 56, yang memberi keterangan latar belakangnya. Keterangan pembuka Mazmur 56 mencatat bahwa Daud menggubahnya ketika “orang Filistin menangkap Daud di Gat.” Ia sangat ketakutan kepada Raja Saul sampai-sampai ia masuk ke daerah musuh. Di situ para pelayan Akhis, raja Gat, mengenalinya dan melapor ke raja. Karena ketakutan, Daud “berlaku seperti orang yang sakit ingatan di depan mata mereka dan berbuat pura-pura gila” (1 Samuel 21:13). Rencananya berhasil. Ia dilepaskan (ay. 14-15) dan kabur ke gua Adulam (22:1). Walaupun takut, ia tetap percaya kepada Allah (Mazmur 56:4). 

Jangan takut kita punya Allah yg sama seperti Daud, DIA yg menolong dan memelihara hidup dan senantiasa menjaga kita, tetap hidup berkenan kepada Allah.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perwujudan Dari Iman

Perkataan Yang Baik

Hal Yang Kecil