KARUNIA DARI ALLAH
KARUNIA DARI ALLAH
Roma 12:6
Demikianlah kita mempunyai karunia yang berlain-lainan menurut kasih karunia yang dianugerahkan kepada kita
Alkitab tidak memberi kita tes kepribadian, melainkan penegasan bahwa setiap orang itu unik di mata Allah (lihat Mzm. 139:14-16; Yer. 1:5). Alkitab juga menunjukkan kepada kita bagaimana Allah memperlengkapi semua dengan kepribadian dan beragam karunia unik yang dapat digunakan untuk melayani orang lain dalam kerajaanNya. Di Roma 12:6, Paulus menguraikan pemikiran tersebut, dengan berkata, “Kita mempunyai karunia yang berlain-lainan menurut kasih karunia yang dianugerahkan kepada kita.”
Karunia-karunia tersebut, tidak diperuntukkan bagi kita sendiri, melainkan untuk melayani umat Allah, yaitu tubuh Kristus (ay.5). Setiap karunia adalah ungkapan kasih dan kebaikanNya, yang bekerja di dalam dan melalui kita semua. Dengan karunia yang dimiliki, setiap dari kita dipanggil menjadi bejana unik yang berguna dalam pelayanan kepada Allah.
Kitab Roma pasal 12 menandai sebuah titik balik. Rasul Paulus sudah menguraikan karya keselamatan Allah, dengan Yesus sebagai Adam yang baru, yang datang untuk menebus apa yang telah hilang karena dosa nenek moyang kita di Taman Eden (5:12-20). Kini, Paulus mengarahkan pembacanya untuk melihat bagaimana orang percaya yang telah ditebus Kristus harus menjalani keselamatannya. Pertama, setiap orang yang telah diselamatkan harus menjadi “persembahan yang hidup” (12:1), dengan tujuan untuk menjadi pribadi yang berguna bagi Allah dengan melayani sesama. Kemudian, ia menjabarkan karunia-karunia rohani yang membekali anak-anak Allah dalam pelayanan kepada orang lain (ay. 3-8). Daftar karunia rohani lainnya terdapat dalam 1 Korintus 12:7-11, dan peran-peran kepemimpinan (karunia untuk gereja) dapat ditemukan di Efesus 4:11. Dengan setiap karunia itu, Roh Kudus memberi kita kemampuan untuk memenuhi peran kita dalam pelayanan rohani yang kita kerjakan.
Semua dari kita diperlengkapi oleh Allah untuk pekerjaanNya, sehingga setiap dari kita memuliakan Allah melalui pekerjaan dan tanggungjawab yang Tuhan percayakan.
Komentar
Posting Komentar