PENGGENAPAN RENCANA ALLAH
PENGGENAPAN RENCANA ALLAH
Yohanes 17:16
Mereka bukan dari dunia, sama seperti Aku bukan dari dunia.
Kta dengan mudah terlihat serupa dengan dunia dan tidak dikenali sebagai orang percaya, baik sengaja maupun tidak. Namun, Yesus berdoa bagi murid-muridNya jiwa-jiwa yang diberikan Bapa kepadaNya “dari dunia” dan yang “telah menuruti” firmanNya (Yoh. 17:6). Yesus meminta kepada Bapa untuk melindungi dan memampukan murid-muridNya agar mereka hidup dalam kekudusan dan sukacita yang teguh setelah Dia meninggalkan mereka (ay.7-13). Dia berkata, “Aku tidak meminta, supaya Engkau mengambil mereka dari dunia, tetapi supaya Engkau melindungi mereka dari pada yang jahat” (ay.15). Tuhan Yesus tahu murid-muridNya perlu dikuduskan dan dipisahkan, supaya mereka dapat menggenapi tujuan yang telah ditetapkanNya bagi mereka (ay.16-19). Memahami bahwa kehidupan kita telah terpisah dan dikuduskan akan sangat membantu untuk terus tinggal dalam kebenaran.
Roh Kudus menolong kita untuk menjadi serupa dengan Kristus. Dengan tunduk kepadaNya setiap hari, kita dapat semakin menyerupai Tuhan Yesus. Saat kita hidup dalam kesatuan dan kasih, Dia akan menarik orang-orang untuk datang kepada Kristus demi kemuliaanNya. Menjadi serupa dengan Kristus merupakan fokus kehidupan dalam pengiringan kita kepada Tuhan.
Apa yang Yesus doakan sering kali tidak dicatat karena Dia biasanya berdoa seorang diri (Matius 14:23; Markus 1:35; Lukas 9:18). Namun, ada beberapa kesempatan ketika doa-doa Tuhan Yesus disampaikan untuk kita dengarkan dan pelajari (seperti dalam Matius 6:9-13 dan Yohanes 11:42). Yohanes 17, yang sering disebut sebagai “Doa Syafaat Yesus sebagai Imam Besar,” adalah salah satu contoh doa tersebut. Doa tersebut mengungkapkan keprihatinan terdalam Tuhan Yesus bagi kita. Inilah doa terpanjang yang dicatat dari Kristus dan dapat diringkas sebagai berikut:
1. Berdoa untuk kemuliaanNya (ay.1-5),
2. Pemeliharaan murid-muridNya (ay.6-12),
3. Kesucian murid-muridNya (ay.13-19),
4. Kesatuan gereja (ay.20-26).
Allah telah memilih kita menjadi anak-anak Nya maka tentu Dia membawa kita kepada kesempurnaan seperti Kristus. Dalam setiap proses yang kita alami penyerahan diri sepenuhnya dan ketaatan menjadi kunci keberhasilan untuk menggenapi rencana Allah
Komentar
Posting Komentar