Iman Yang Tetap Tumbuh Dan Berbuah
IMAN YG TETAP TUMBUH DAN BERBUAH
Mazmur 92:13-15
Orang benar akan bertunas seperti pohon korma. . . . Pada masa tua pun mereka masih berbuah.
Alkitab mengatakan “Orang benar akan bertunas seperti pohon korma. . . . Pada masa tua pun mereka masih berbuah, menjadi gemuk dan segar” (Mzm. 92:13-15).
Orang percaya yang telah lanjut usia dan tetap dalam kebenaran dapat terus berbuah. Dalam surat Paulus kepada Titus. Laki-laki yang sudah tua hendaknya “sehat dalam iman, dalam kasih dan dalam ketekunan” (Tit. 2:2), dan perempuan-perempuan yang sudah tua hendaknya “cakap mengajarkan hal-hal yang baik” (ay.3). Iman tidak tergantung dengan keadaan meskipun usia sudah lanjut tetapi semangat dan kegairahan dalam Tuhan semakin meningkat, Imannya bertumbuh berbuah.
Orang percaya yang telah berusia lanjut tidak pernah diminta untuk berhenti berlomba. Bukan dengan fisik tetapi dengan cara hidup yang menghormati Allah hidup taat kepada Firman Tuhan, terus berlomba dan merebut mahkota kehidupan. Roh Kudus yang memberikan kekuatan. Marilah berlomba-lomba untuk giat melayani Dia dan sesama.
Paulus telah meninggalkan Titus di Kreta sehingga ia “mengatur apa yang masih perlu diatur” sambil meneguhkan jemaat di sana (Titus 1:5). Ia memulai pasal 2 dari suratnya kepada Titus dengan “engkau” (ay. 1), yang menandakan pergeseran dari “banyak orang yang suka menipu orang lain dengan omong kosong mereka” yang telah disebutkannya dalam pasal 1 (ay. 10). Tentang orang-orang itu, ia menulis, “Mereka mengaku mengenal Allah, tetapi dengan perbuatan mereka, mereka menyangkal Dia” (ay. 16). Pasal 2 berisi instruksi kepada Titus tentang cara membimbing umat Tuhan yang sejati. Tema “penguasaan diri” secara signifikan diulang-ulang di sepanjang pasal (ay. 2,5,6,12,). Ini seperti yang dikatakan Paulus, “Karena kasih karunia Allah yang menyelamatkan semua manusia sudah nyata. Ia mendidik kita supaya kita meninggalkan kefasikan dan keinginan-keinginan duniawi dan supaya kita hidup bijaksana, adil dan beribadah di dalam dunia sekarang ini” (ay. 11-12). Ini juga menjadi nasihat yang baik bagi kita semua.
Semua yang telah diatur oleh Tuhan pasti mendatangkan kebaikan, meskipun raga kita lemah karena usia tetapi hati dan iman kita semakin kuat karena Tuhan ada bersama kita anak anak Nya.
Komentar
Posting Komentar