Bersama Tuhan

Yesaya 48:13

Tangan-Ku juga meletakkan dasar bumi, dan tangan kanan-Ku membentangkan langit

Gambaran tentang tangan Allah sering muncul di dalam Alkitab, termasuk dalam Kitab Yesaya. Lewat sang nabi, Allah berseru kepada umatNya untuk percaya bahwa sebagai Pencipta mereka, Dia “yang terdahulu . . . juga yang terkemudian” (Yes. 48:12), akan selalu menyertai mereka. Dia telah berfirman, “TanganKu juga meletakkan dasar bumi, dan tangan kananKu membentangkan langit” (ay.13), maka umat patut tuntuk terus mempercayaiNya dan tidak mengandalkan yang lain. Lagi pula, Dia adalah “Penebus mereka Yang Mahakudus, Allah Israel” (ay.17). Setiap hari kita terus menaruh harapan dan mengandalkan Tuhan.

Apa pun yang kita hadapi di tahun yang baru, marilah kita mengikuti jalan Tuhan tetap dalam kehendakNya. Dengan demikian, damai sejahtera yang kita alami akan seperti sungai yang tidak pernah kering, dan “kebahagiaan kita akan terus berlimpah seperti gelombang-gelombang laut yang tidak pernah berhenti” (ay.18). Kebahagiaan bukanlah soal materi tetapi kebersamaan dengan Tuhan sampai akhirnya kita dalam kekekalan bersama dengan Tuhan.

Nabi Yesaya memperingatkan bangsa Israel, bahwa Allah akan menghukum mereka karena mereka sudah tidak setia dan menyembah berhala. Ia bernubuat sekitar 100 tahun sebelum kehancuran Yerusalem dan Bait suci, serta pembuangan bangsa Israel ke Babel selama 70 tahun (Yesaya 39:6-7). Yesaya juga bernubuat bahwa Allah akan membawa umatNya kembali, memulihkan mereka, dan memberkati mereka (ps.40–66). Dalam Yesaya 48, sang nabi menegaskan bahwa Allah akan melaksanakan apa pun yang telah Dia rencanakan bagi umatNya. Ini karena Dialah satu-satunya Allah yang sejati dan abadi Pencipta mahakuasa yang telah memilih Israel sebagai umatNya (ay.12-15). Dialah juga “Penebus” (ay.17) yang akan mengajar dan menuntun mereka (ay.18-19).

Bersyukur karena kita masih diberikan kesempatan masuk tahun Baru 2025, bahkan diberikan kekuatan dan kesehatan semua itu sesungguhnya untuk kemuliaan Tuhan. Hidup ini adalah untuk menyenangkan hati Tuhan, melaksanakan apa yang menjadi kehendakNya. Melangkah bersama Tuhan di tahun 2025.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perwujudan Dari Iman

Perkataan Yang Baik

Hal Yang Kecil