Firman Allah Yang Hidup
Ibrani 4:12
Firman Allah hidup dan kuat. . . ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita.
Alkitab berperan penting untuk mendewasakan iman orang percaya.
Karena tidak ada buku lain seperti Alkitab. Keberadaannya yang terpelihara selama berabad-abad adalah sesuatu yang unik. Keaslian serta gambarannya tentang hati manusia sangatlah akurat. “Firman Allah hidup dan kuat. . . ia mampu membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita” (Ibr. 4:12). Selain itu, “seluruh Kitab Suci diilhamkan Allah” (2Tim. 3:16 TB2). Kemudian, yang terpenting, Alkitab mengungkapkan sumber dan realitas dari “keselamatan melalui iman kepada Kristus Yesus” (ay.15 tb2).
Marilah kita membaca, menghargai, dan menghidupi Firman Tuhan. Lalu, sesuai dengan kesanggupan yang diberikan Allah, mari membantu orang-orang untuk menerima dan memahaminya. Kesaksian hidup kita menjadi berkat bagi orang lain.
Kalau kita renungkan, pengilhaman Alkitab adalah konsep yang luar biasa. Dalam hikmatNya yang tak tertandingi, Allah mewahyukan kata-kata Alkitab melalui pimpinan Roh Kudus (2 Timotius 3:16-17; baca juga Matius 22:43) dengan menggunakan kepribadian, pengalaman, bahkan perbendaharaan kata dari masing-masing penulisnya. Selama kurang lebih 1.500 tahun, Allah menggunakan 40 penulis yang berbeda untuk menyusun sebuah buku dengan pesan tunggal yang konsisten tentang kasih dan karya penyelamatan Allah atas ciptaanNya yang sudah terhilang dan rusak. Lebih spesifiknya lagi, pesan itu fokus kepada Sang Pencipta, yaitu Yesus Kristus. Alkitab Perjanjian Lama mengarahkan dan mempersiapkan jalan bagiNya, dan Alkitab Perjanjian Baru menerangkan diri dan karyaNya. Jauh lebih dari sekadar kumpulan acak 66 kitab yang menyajikan sejarah agama, Alkitab adalah suatu pesan tunggal tentang kasih karunia yang menyelamatkan manusia, yang dikerjakan dan dituntaskan oleh Yesus Kristus.
Alkitab memberikan hidup bagi yang membacanya dan merenungkan firmanNya, mari terus mengisi hati dengan firman Tuhan
Komentar
Posting Komentar