Perubahan Hidup
Kolose 3:15 bimk
Allah memanggil kalian untuk menjadi anggota satu tubuh, supaya kalian hidup dalam kedamaian dari Kristus itu.
Hidup berdampingan dengan damai adalah sebuah hal yg baik, tetapi Paulus mengajarkan jalan yang lebih baik. Kepada orang-orang yang baru percaya di Kolose, ia berkata, “Buanglah . . . marah, geram, kejahatan, fitnah dan kata-kata kotor yang keluar dari mulutmu” (Kol. 3:8). Paulus mendorong mereka untuk mengganti cara hidup lama dengan natur baru dalam Kristus: “Kenakanlah belas kasihan, kemurahan, kerendahan hati, kelemahlembutan dan kesabaran” (ay.12).
Sebuah gaya hidup di dalam Tuhan yaitu hidup seperti Kristus.
Undangan ini ditawarkan kepada semua orang percaya,. mari lepaskanlah hidup lama seperti suka bertengkar dan gantikanlah dengan hidup baru di dalam Kristus. “Allah memanggil untuk menjadi satu tubuh, supaya hidup dalam kedamaian dari Kristus itu” (ay.15 ). Dalam kedamaian yang dialami, dunia akan dapat melihat Yesus, melalui kehidupan kita,kita menjadi saksi dalam lingkungan keluarga dan masyarakat.
Paulus menulis kepada jemaat Kolose untuk melawan ajaran sesat dan mengarahkan mereka “sehingga hidup mereka layak di hadapanNya” berbuah dan setia, serta “berkenan kepadaNya dalam segala hal” (ay. 10). Alkitab menekankan keutamaan Kristus dalam penciptaan, penebusan, dan gereja (pasal 1–2). Lalu, ia memerintahkan umat agar menjadikan Tuhan Yesus sebagai yang utama di dalam hidup mereka (pasal 3–4). Dengan gambaran mengenakan dan melepaskan pakaian, Paulus menasihatkan mereka agar menjalani hidup yang telah diubahkan yaitu hidup yang serupa dengan Kristus dan mencerminkan karakter Kristus (3:1-17). Alkitab mencatat daftar dosa yang mesti dimatikan oleh orang percaya (ay. 5): “percabulan, kenajisan, hawa nafsu, nafsu jahat dan juga keserakahan . . . marah, geram, kejahatan, fitnah dan kata-kata kotor” (ay. 5,8). Kemudian Alkitab menginstruksikan orang percaya untuk menggantikan dosa-dosa itu dengan nilai-nilai hidup yang memuliakan Kristus, seperti “belas kasihan, kemurahan, kerendahan hati, kelemahlembutan dan kesabaran” (ay. 12). Kita perlu “sabar satu sama lain, dan saling mengampuni” (ay. 13 BIMK) dan menyatukan segala sesuatu dalam kasih (ay. 14).
Kembangkan sikap hati yang selaras dengan Kristus, kita telah menjadi manusia yang baru hidup dengan karakter Kristus
Komentar
Posting Komentar