Bapa Yang Kekal

Yesaya 40:28

Tidak terduga pengertian Allah

Sebelum ditemukannya teleskop luar angkasa, Nabi Yesaya seakan berbicara langsung kepada para ilmuwan zaman ini: “Tidakkah kautahu, dan tidakkah kaudengar? Tuhan adalah Allah kekal yang menciptakan bumi dari ujung ke ujung” (Yes. 40:28). Ia melanjutkan dengan pengungkapan yang mendahului ucapan ahli astrofisika. “Tidak terduga pengertian Allah” (ay.28).

Akan tetapi, jika kita berhenti sampai di sini, kita akan melewatkan keindahan perikop ini. Allah yang tidak bisa diselami oleh pikiran manusia tu bukanlah Pribadi yang menjaga jarak dengan kita. Dia yang menciptakan keenam galaksi tadi, dan semua hal yang lain (ay.26), adalah Allah yang juga “memberi kekuatan kepada yang lelah dan menambah semangat kepada yang tiada berdaya” (ay.29). Allah penguasa alam semesta itu juga adalah Pribadi yang membantu setiap orang yang berharap kepadaNya untuk “naik terbang dengan kekuatan sayap rajawali” (ay.31). Percayalah, Allah yang tidak terduga itu adalah Pribadi yang kita kenal Dia selalu menyatakan kekuasaan dan kekuatanNya dalam hidup kita.

Mengapa Yesaya 40 menjelaskan dengan detail tentang kuasa Allah sebagai pencipta (ay.12,22,26)? Tujuannya adalah untuk menghibur umatNya: ?Hiburkanlah, hiburkanlah umatKu, demikian firman Allahmu, tenangkanlah hati Yerusalem? (ay.1-2). Setelah mengalami pembuangan, umat Allah memerlukan kepastian bahwa Allah masih ingin dan mampu memperhatikan mereka. Melalui Yesaya, Allah bertanya, ?Dengan siapa kamu ingin samakan Aku, seolah-olah Aku seperti dia? . . . Arahkanlah matamu ke langit dan lihatlah: siapa yang menciptakan semua bintang itu?? (ay.25-26). Pertanyaan tentang siapa pencipta langit bisa jadi adalah tantangan langsung terhadap kepercayaan orang Babel dan Kanaan, yang menyatakan bahwa bintang-bintang adalah representasi para dewa. Pertanyaan Yesaya tidak hanya menolak gagasan bahwa Allah setara dengan dewa-dewa, tetapi sejati juga menegaskan bahwa apa yang dipercaya sebagai dewa sesungguhnya adalah ciptaan Allah. Bapa Allah kita adalah sang Pencipta Dia Allah yang berkuasa dan penyelamat hidup kita.

Kita bersyukur memiliki Allah yang hidup dan berkuasa Dia pencipta Alam semesta dan isinya, dan Dia penebus dosa dosa kita, maka mari kita senantiasa memuji kebesaran Tuhan Yesus Kristus, Bapa kita yang mengasihi kita

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perwujudan Dari Iman

Perkataan Yang Baik

Hal Yang Kecil