Tuhan Yesus Segalanya Bagi ku

Galatia 4:13

Kamu tahu bahwa aku pertama kali telah memberitakan Injil kepadamu karena penyakit pada tubuhku.

Paulus awalnya tidak berencana mengunjungi Galatia di awal perjalanan misinya. Sebuah penyakit memaksanya berada di sana (Gal. 4:13). Kemungkinan, dalam upayanya mencari iklim yang berbeda, Paulus akhirnya sampai di Galatia. Meski sakit, ia tetap mengajar dan berkhotbah di kota itu. Ajaibnya, Roh Kudus melakukan mukjizat melalui dirinya (3:2-5) hingga lahirlah jemaat Galatia. Buah yang mengejutkan itu mungkin tidak akan pernah dihasilkan tanpa penyakit yang diderita oleh Paulus.

Kesulitan apa yang pernah kita alami, dan bagaimana hal itu telah mengubah jalan hidup kita? Dengan mendalami kembali karunia-karunia yang di miliki, bisa jadi kita melihat bagaimana Allah melahirkan sebuah keindahan dari kelemahan. Sadari bahwa hidup ini ada dalam rencana Nya yg ajaib.

Paulus menulis surat kepada jemaat Galatia untuk melawan injil palsu, dan menyatakannya sebagai kesesatan (1:8-9). Ia mengingatkan mereka bahwa seseorang dibenarkan Allah “oleh karena iman dalam Kristus Yesus.” Paulus berkata, “Kita tidak dapat dibenarkan di hadapan Allah dengan menaati hukum-hukum Yahudi” (2:16 FAYH) karena “Orang yang benar akan hidup oleh iman” (3:11). Paulus secara pribadi mengingatkan jemaat Galatia, bagaimana mereka telah menyambut dirinya dalam kasih dan menerima penuh ajarannya ketika ia pertama kali menginjili mereka (4:13-14). Paulus memperingatkan mereka pada niat jahat dari guru-guru palsu ini, yang menjauhkan mereka dari Injil yang sejati (ay. 17). Jangan pernah kita disesatkan oleh ajaran yg lain. Berhati hatilah dan lebih hidup bijaksana.

Kondisi dan situasi seringkali dipakai iblis untuk meruntuhkan iman, tetapi bagi kita Tuhan Yesus adalah segalanya bagi hidup ini. Tetaplah taat dan setia pada Tuhan dalam menjalani hidup dan tantangan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perwujudan Dari Iman

Perkataan Yang Baik

Hal Yang Kecil