Melayani Tuhan
2 Korintus 5:9
Kami berusaha . . . supaya kami berkenan kepada Kristus
Rasul Paulus berkata bahwa ia “lebih suka lepas dari tubuh . . . ini, supaya dapat tinggal bersama Tuhan” (2Kor. 5:8). Namun, Paulus tahu bahwa Allah memberinya tugas untuk menguatkan orang-orang percaya. (Flp. 1:23-24). Paulus terus melayani dan hidup “karena percaya, bukan karena melihat” (2Kor. 5:7). Paulus tetap siap sedia dan terus melayani di bawah tuntunan Allah. Hidup hanya untuk Tuhan menjadi prinsip bagi orang percaya, semuanya yang ada yang kita miliki adalah milik Tuhan.
Berapa pun usia dan apa pun tahap kehidupan kita, marilah meminta Allah agar menjadikan hati kita untuk “berkenan kepada Tuhan” (ay.9) dan selalu siap sedia.
Dalam 2 Korintus 5:6-9, Paulus menjelaskan antara sulitnya memilih hidup di dunia (“selama kami mendiami tubuh ini,” ay. 6) dan hidup sesudah mati bagi orang percaya tinggal bersama Tuhan (“menetap pada Tuhan”, ay. 8). Perumpamaan seperti “bejana tanah” liat (4:7) dan “kemah tempat kediaman kita di bumi” (5:1) menunjuk pada kefanaan kita. Namun, Paulus meyakinkan kita bahwa “di surga akan ada tubuh baru yang indah sebagai rumah yang akan menjadi milik kita untuk selama-lamanya, yang dibuat bukan oleh tangan manusia, melainkan oleh Allah sendiri” (ay. 1). Kita akan “memperoleh tubuh surgawi, yang akan kita kenakan seperti pakaian baru” (ay. 2 )
Dalam perjalanan hidup melayani Kristus, selalu ingin “berkenan” kepada Tuhan (ay. 9). Menerima, atau kehilangan, upah tergantung dari cara kita hidup (1 Korintus 3:12-15). Hidup yang baik itu kita jalani dengan tetap siap sedia dan melayani dalam kuasa Allah.
Pelayanan adalah seumur hidup yaitu melayani Raja diatas segala raja, Tuhan Yesus Kristus, selama kita masih hidup maka hidup hanya untuk Tuhan
Komentar
Posting Komentar