Tuhan Yesus Adalah Bukti Nyata Kasih
1 Yoh 1:2,4
Kami memberitakan kepada kamu tentang hidup kekal . . . yang telah dinyatakan kepada kami dan kami tuliskan kepada kamu, supaya sukacita kami menjadi sempurna.
Yohanes sang murid memiliki pandangan yang kurang tepat tentang tujuan hidup. Ia dan saudaranya bertanya kepada Tuhan Yesus: “Perkenankanlah kami duduk dalam kemuliaan-Mu kelak, yang seorang lagi di sebelah kananMu dan yang seorang di sebelah kiriMu” (Mrk. 10:37). Permintaan mereka itu pun memicu perselisihan di antara para murid (ay.41).
Puluhan tahun kemudian, pandangan Yohanes berubah drastis kini ia memahami tentang kasih dan komunitas di dalam Tuhan Yesus. Yohanes melihat kehidupan, kematian, dan kebangkitan Yesus sebagai dasar dari segala sesuatu. Ia menulis, “Kami memberitakan kepada kamu tentang hidup kekal” (1Yoh. 1:2). Yohanes menyatakan supaya “kamu pun beroleh persekutuan dengan kami” (ay.3). Kemudian ia menambahkan, “Persekutuan kami adalah persekutuan dengan Bapa dan dengan AnakNya, Yesus Kristus. Dan semuanya ini kami tuliskan kepada kamu, supaya sukacita kami menjadi sempurna” (ay.3-4).
Tuhan Yesus mengundang kita untuk menukar penyesalan itu dengan sukacita penuh yang hanya datang dariNya. Sukacita dalam Tuhan adalah sukacita sejati ini terjadi karena berharap penuh kepada Tuhan dan mempercayai kasih setia Tuhan setiap hari, ada pertolongan dan mujisat.
Yohanes menulis surat 1 Yohanes untuk membantah ajaran para guru palsu yang menolak Tuhan Yesus sebagai Mesias dan mempertanyakan kemanusiaanNya (1 Yohanes 2:22; 4:1-3). Sang rasul bersaksi bahwa ia telah melihat, mendengar, meraba, dan berelasi secara pribadi dengan Kristus, sehingga itu menegaskan kemanusiaanNya (1:1-3). Yohanes juga menyatakan Yesus sebagai Tuhan dengan menyebutNya “Firman hidup” (ay. 1), “hidup kekal” (ay. 2), dan “Anak” Allah (ay. 3). Tuhan Yesus kenyataan kasih Allah kepada dunia.
Tema serupa muncul dalam Injil Yohanes, yang ditulis agar kita “percaya, bahwa Yesuslah Mesias, Anak Allah, dan supaya oleh iman memperoleh hidup dalam namaNya” (Yohanes 20:31). Hidup yang kekal adalah anugerah dan sukacita karena mengenal Allah dan Kristus (17:3; 1 Yohanes 2:25). Yesus berjanji bahwa mereka yang tinggal di dalam Dia akan merasakan sukacitaNya yang penuh (Yohanes 15:11). Dia mengundang semua untuk membawa segala pergumulan dan penyesalan kita kepadaNya, dan menerima sukacita sebagai gantinya.
Tuhan Yesus adalah Allah yg menyatakan diriNya kepada dunia. DIA kasih yg nyata sang penebus hidup yg sesungguhnya. Mari terus menyenangkan hati Tuhan.
Komentar
Posting Komentar