Pemeliharaan Tuhan

2 Raja Raja 8:1

Berkemaslah dan pergilah bersama-sama dengan keluargamu, dan tinggallah di mana saja engkau dapat menetap sebagai pendatang, sebab Tuhan telah mendatangkan kelaparan.

Seorang perempuan dari kota Sunem juga mengalami pemeliharaan Allah. Dengan iman, ia mengikuti nasihat Nabi Elisa untuk meninggalkan rumahnya agar terhindar dari bencana kelaparan (2Raj. 8:1-2). Dengan melakukan hal tersebut, ia pun kehilangan hak milik atas rumah dan tanahnya. Sekarang, persis pada saat ia berusaha meminta bantuan raja mengenai masalah ini, sang raja sedang berbicara dengan Gehazi, hamba Nabi Elisa, tentang perempuan itu.

Bertahun-tahun sebelumnya, Gehazi telah menyaksikan putra dari wanita itu dibangkitkan dan hidup kembali. Sekarang, kata Gehazi, “Ya tuanku raja! Inilah perempuan itu dan inilah anaknya yang dihidupkan Elisa” (ay.5). Raja kemudian “menugaskan seorang pegawai istana menyertai perempuan itu” (ay.6) dan mengembalikan segala harta miliknya.

Mempercayai Allah dan pemeliharaanNya, sekalipun apa yang terjadi tidak berjalan sesuai dengan rencana. Allah yang berdaulat akan menolong kita. Semua ada dalam kehendak dan Rencana Tuhan. Tetaplah berserah dan bersandar pada Tuhan.

Pemeliharaan Allah tidak terbatas hanya pada masa-masa sulit, tetapi sering kali lebih merasakannya saat kesulitan datang. Bagi perempuan Sunem dan keluarganya, pemeliharaan itu tampak dalam dua bentuk. Pertama, melalui peringatan nabi Elisa tentang datangnya bencana kelaparan, yang membuat mereka melarikan diri ke tempat mereka dapat bertahan hidup (2 Raja-Raja 8:1-2). Kedua, ketika mereka kembali ke Israel dan mendapatkan kembali rumah, hak milik, dan pendapatan yang sempat hilang (ay. 6).

Kehadiran perempuan Sunem dan anaknya di hadapan raja, tepat saat Gehazi sedang menceritakan kisah mereka, adalah bukti lain dari pertolongan Allah atas mereka (ay. 3-6). Baik di masa senang maupun sulit, Allah setia memelihara kita.

Pemeliharaan Tuhan sungguh luar biasa karena Tuhan menjamin kehidupan anak anakNya. Ditengah persoalan hidup dan tekanan pekerjaan, minta anugrah dan kemurahan Tuhan. Kasih karunia Tuhan cukup bagi kita

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perwujudan Dari Iman

Perkataan Yang Baik

Hal Yang Kecil