Dalam Kuat Kuasa Tuhan

Mazmur 31:25

Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu, hai semua orang yang berharap kepada Tuhan

Raja Daud di tengah kesulitan besar yang dihadapinya, saat dikelilingi oleh musuh yang ingin menghancurkannya, Daud mungkin tidak mengerti semua alasan di balik kesulitannya. Namun, ia tahu bahwa ia mengikuti Allah yang dapat diandalkan untuk membebaskan dan memberkatinya pada waktuNya (Mzm. 31:15-17). Dengan pengharapan yang pasti itu, Daud berserah dan berkata, Masa hidupku ada dalam tanganMu (ay.16). Sikap penuh penyerahan diri itu menguatkan dirinya, sehingga ia juga dapat berkata: Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu, hai semua orang yang berharap kepada Tuhan (ay.25).

Ketika merasa kewalahan dan harapan tampak memudar, teruslah berpegang lebih erat kepada Allah dan kepada pengharapan hidup yang hanya bersumber dariNya

Menjelang kematianNya, Yesus mengutip kata-kata dari Kitab Mazmur yang terambil dari Mazmur 22:2, Allahku, Allahku, mengapa Engkau meninggalkan aku? (lihat Matius 27:46; Markus 15:34). Kata-kata ini menyampaikan dalamnya rasa sakit dan semacam ketidakberdayaan di tengah situasi yang tidak terelakkan.

Namun, kata-kata yang diucapkan Kristus sebelum menyerahkan nyawaNya mengandung makna yang berbeda: Ya Bapa, ke dalam tanganMu Kuserahkan nyawaKu (Lukas 23:46). Tuhan Yesus kembali mengutip Daud, tetapi kata-kata dari Mazmur 31 ini menyingkapkan keyakinan yang kokoh terhadap penyertaan Tuhan di tengah penderitaan yang berat.

Saat menghadapi rasa sakit dan penderitaan yang pedih, kata-kata mazmur ini memampukan untuk selalu berpegang pada Firman Tuhan.

Ditengah dunia yg tak menentu dan persoalan yg ada kita bersyukur Bapa yg selalu menyertai kita dan menolong dan memberi kekuatan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perwujudan Dari Iman

Perkataan Yang Baik

Hal Yang Kecil