KARYA ALLAH
Mazmur 72:12
Ia akan melepaskan . . . orang yang tertindas, dan orang yang tidak punya penolong
Perhatian Allah tertuju ke tempat-tempat yang sarat penderitaan dan keputusasaan. Pada akhirnya, dengan cara dan waktuNya, Dia akan melepaskan orang miskin yang berteriak minta tolong, orang yang tertindas, dan orang yang tidak punya penolong (Mzm. 72:12). Yang luar biasa, salah satu cara Allah menolong mereka adalah melalui anak anakNya. Mazmur 72 berbicara tentang karya Raja Salomo sekaligus karya Allah, tetapi perbedaan dari keduanya tidak selalu jelas. Memang Allah adalah Juruselamat, tetapi Dia memanggil kita untuk ikut bekerja bersamaNya.
Ketika menghadapi ketidakadilan atau penderitaan, kita dapat ikut dalam karya Allah, dengan turun tangan dalam situasi yang sulit itu. Kita dapat mengikuti Allah dengan hadir di tempat dan situasi yang membutuhkan pertolongan.
Mazmur 72 adalah salah satu dari dua mazmur yang tercatat ditulis oleh Raja Salomo (yang lain adalah Mazmur 127). Mazmur 72 sebagai nyanyian kerajaan yang memohonkan kesejahteraan bagi pribadi yang diurapi Tuhan. Mazmur ini bersifat mesianik, karena Yesus adalah Kristus (artinya Dia yang diurapi) yang menerima semua janji yang diberikan kepada Daud dan keturunannya (lihat 2 Samuel 7).
Sebagai mazmur mesianik, nyanyian ini menanti-nantikan masa ketika Yesus akan kembali sebagai Raja segala raja, dan Tuhan segala tuan (1 Timotius 6:15 ; lihat Wahyu 19:16) dan mengakhiri segala ketidakadilan dan penderitaan. Saat ini, selagi menantikan kedatanganNya kembali, kita dapat terlibat dalam karyaNya dengan menolong mereka yang menderita.
Karya Allah sudah ada dalam hidup kita anak anakNya, setiap hari kita merasakan pertolongan dan KasihNya yg besar. Tak ada lagi waktu untuk menggerutu tetapi yang ada adalah memuji Tuhan
Komentar
Posting Komentar