Menghadapi Situasi Sulit

 Yosua 3:7

Seperti dahulu Aku menyertai Musa, demikianlah Aku akan menyertai engkau.

Bangsa Israel juga menghadapi sungai yang harus mereka seberangi untuk memasuki tanah perjanjian. Akan tetapi, air Sungai Yordan meluap sepanjang tepinya (Yos. 3:15 fayh), situasi sulit yang menantang sekaligus menumbuhkan iman mereka. Allah berfirman kepada Yosua, Pada hari inilah Aku mulai membesarkan namamu di mata seluruh orang Israel, supaya mereka tahu, bahwa seperti dahulu Aku menyertai Musa, demikianlah Aku akan menyertai engkau (ay.7).

Yosua berkata kepada bangsanya, Tabut perjanjian Tuhan semesta bumi berjalan menyeberang di depan kamu, masuk ke sungai Yordan (ay.11). Saat para imam mengangkat tabut itu dan menginjak air sungai, berhentilah air itu mengalir (ay.15-16). Seluruh bangsa pun menyeberang di dasar sungai yang kering (ay.17).

Dalam hidup ini, adakalanya menghadapi penyeberangan 'sungai' situasi-situasi yang terasa mustahil, tetapi yang dapat menumbuhkan iman jika mau tetap memandang kepada Allah yang sanggup membuka jalan. Penyeberangan terakhir dan terbesar yang akan kita hadapi adalah dari kehidupan fana menuju kehidupan kekal. Apa pun tantangannya, Allah yang menyertai Musa, Yosua, dan bangsa Israel juga akan membuka jalan bagi kita

Allah memimpin sendiri umat Israel keluar dari Mesir, melewati Laut Teberau, berjalan di padang gurun, dan menyeberangi Sungai Yordan menuju tanah perjanjian (Yosua 3:13-17). Semua mukjizat ini hanya mungkin terjadi karena hadirat Allah yang menyertai mereka. Di Gunung Sinai, Musa mengakui, Jika Engkau sendiri tidak membimbing kami, janganlah suruh kami berangkat dari sini. Dari manakah gerangan akan diketahui, bahwa aku telah mendapat kasih karunia di hadapan-Mu, yakni aku dengan umat-Mu ini? Bukankah karena Engkau berjalan bersama-sama dengan kami, sehingga kami, aku dengan umatMu ini, dibedakan dari segala bangsa yang ada di muka bumi ini? (Keluaran 33:15-16).

Hadirat Allah bukan hanya vital bagi umat Israel, tetapi juga bagi orang percaya saat ini, terutama bagi kesaksian orang percaya kepada dunia. Apa pun situasi yang kita hadapi, Allah selalu menyertai dan membuka jalan bagi kita. 

Tuhan Yesus Yang Maha Kuasa yang selalu hadir menyertai kita anak anakNya. Iman bertumbuh dari pengalaman kita dengan Tuhan saat menghadapi situasi situasi sulit, dan kita tetap ada dalam kehendakNya

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perwujudan Dari Iman

Penyembah penyembah Allah Yang Hidup

Perkataan Yang Baik